This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

syair dan do’a Abu nawas

Untuk pertama kalinya aku terhanyut ketika melagukan syair nakal abu nawas, syair yang dilantunkan dengan syahdu meminta ampunan terhadap segala dosa yang bertabur seperti butir pasir, sungguh efeknya menjalar dalam setiap urat hatiku. Aku jiwai dengan sepenuh hati setiap bait – baitnya


berikut syairnya yang menggetarkan hati siapa saja yang membacanya; insyaAllah

Ilahi lastu lilfirdausi ahla,
Walaa aqwa ‘ala naaril jahiimi
Fahabli taubataan wagfir dzunubi,
Fainaka ghafirudz dzanbil azhimi…
Dzunubi mitslu a’daadir rimali,
Fahabli taubata ya dzal jalaali,
Wa ‘umri naqishu fi kulli yaumi,
Wa dzanbi zaaidun kaifa –htimali..

Ilahi ‘abdukal ‘aashi ataak,
Muqirran bi dzunubi wa qa da’aaka
Fain taghfir fa anta lidzaka ahlun,
Wain tadrud faman narju siwaaka..
Artinya
 Wahai tuhanku…aku sebenarnya tak layak masuk syurgamu
Tapi..aku juga tak sanggup menahan amuk nerakamu,
Karena itu mohon terimalah taubatku ampunkan dosaku,
Sesungguhnya engkaulah maha pengampun dosa-dosa besar.

Dosa – dosaku bagaikan bilangan butir pasir
Maka berilah ampunan oh..tuhan ku yang maha agung.
Setiap hari umurku terus berkurang
Sedangkan dosaku terus menggunung
Bagaimana aku menanggungkanya

Wahai tuhan, hambamu yang pendosa ini
Dating bersimpuh ke hadapanmu,
Mengakui segala dosaku
Mengadu dan memohon kepadamu,

Kalau engkau ampuni itu karena
Engkau sajalah yang bisa mengampuni
Tapi kalau engkau tolak, kepada siapa lagi kami memohon
Ampun selain kepada engkau


Setiap bait aku lantunkan dengan sepenuh hati, mohon ampun kepada Allah dan mohon ampun kepada ibuku, dadaku rasanya luruh dan plong. Rasanya pengaduanku didengar olehNya. Pengaduan pendosa yang tak ada tempat lain untuk mengadu selain kepadanya.
Tak terasapun air mata jatuh membasahi kedua pipiku..
Ibu aku rindu kepadamu..

Kesialan Terjadi Karena Durhakamu Kepada Allah

Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkaatuhu. Sahabatku fillah, simaklah kalam Allah ini dengan iman, "Kebaikan apapun yang kamu peroleh itu semua dari Allah, dan keburukan apapun yang menimpamu, itu karena kesalahan dirimu" (QS 4:79). "Kesialan bisa terjadi karena durhakamu kepada Allah (QS 36:19). Rasulullah bersabda: "Fi'luzh zhunubi syu'mun", orang yang suka maksiat banyak sialnya. Lantas bagaimana dengan orang maksiat yang sukses, "tidak beriman kok kaya?, ngga sholat kok sukses?, koruptor kok jaya?" itu hanya soal waktu, "istidraz" namanya. Kalau tidak dibalas didunia maka akan dibalas saat sakaratul maut, alam kubur dan hari pembalasan (QS 10:7-8 & QS 11:15-16). Diantara kesialan itu, adalah apes terus dalam banyak urusan sampai puncaknya sial mati suul khotimah, naudzubillaahi min dzaalik. Obatnya dan penawarnya adalah sungguh-sungguh taubat, sahabatku fillah (QS 11:3). "Allahumma ya Allah bersihkanlah diri kami dari dosa dan keinginan berbuat dosa... Aamiin".

Life is Beautiful

Hidup itu Indah. Hidup yang indah adalah suatu kenyataan, sesuatu yang real, sesuatu yang bisa kita nikmati setiap hari bahkan setiap saat. Jangan menyamakan hidup yang indah dengan memiliki uang yang banyak. Banyak orang yang memiliki harta banyak tapi tidak dapat merasakan keindahan hidup ini. "Bagaimana bisa indah kalau hidup senantiasa diwarnai ketakutan, ketidaktentraman dan berbagai kecemasan? Keindahan hidup sebenarnya tidaklah ditentukan oleh sesuatu itu sendiri tetapi pada cara memandang pada jendela yang kita gunakan untuk melihat dunia." (Arvan Pradiansyah) Menikmati hidup semestinya tidak sulit. Dibuat mudah saja. Namun mengapa saat ini banyak orang yang mengeluh dan sangat sulit sepertinya dalam menikmati hidup? Dalam buku ini penulis memberikan paparan dalam 4 Bab agar Anda bisa menilai bahwa Life is Beautiful. Ikuti pemikiran penulis dalam setiap Bab-nya, baru Anda akan memahami memang life is beautiful. Satu contoh yang dipaparkan penulis dalam Bab I yakni jika Anda punya masalah, berbahagialah. Mungkin pada pemikiran umum, apakah itu sangat logis? Menurut penulis, semua masalah adalah rahmat terselubung bagi kita. Mereka ‘berjasa’ karena dapat membuat kita lebih baik, lebih arif, lebih bijaksana dan lebih sabar. Untuk mencapai kesuksesan, Anda perlu memiliki Adversity Quotient yakni kecerdasan dan daya tahan yang tinggi menghadapi masalah (hal 41).
Penulis juga memberikan tips bagaimana agar kita bisa melihat keindahan dunia melalui ‘jendela’. Satu diantaranya, pasrah. Menurut penulis, pasrah tidak sama dengan menyerah. Pasrah justru sebuah sikap proaktif, sebuah perjuangan habis-habisan untuk melakukan apapun yang bisa kita lakukan sekaligus menyadari akan adanya suatu kekuatan yang bekerja di luar kontrol kita (hal 106). Untuk menuju sumber keindahan, penulis mengatakan, banyak cara. Ini dipaparkan dalam Bab ke 4, diantaranya, dengan membuka pintu hati, menjaga hati atau pikiran, Tuhan dalam Bahasa Cinta. Sebuah perubahan besar akan terjadi kalau kita mengubah cara kita melihat dunia. Dengan gaya bercerita dan bertutur yang sangat inspiratif, buku ini akan menunjukkan sisi-sisi kehidupan yang teramat indah. Membaca buku ini akan membuat Anda sadar bahwa keindahan bukanlah terletak pada sesuatu itu sendiri, tetapi pada ‘jendela’ yang kita gunakan untuk melihat dunia. Bagi yang ingin merasakan keindahan hidup, buku ini bisa jadi pilihan. Sekaligus banyak wawasan baru akan Anda temukan didalamnya.

Keajaiban Merenung dalam Keadaan Tenang dan Damai


Banyak tokoh besar yang suka menghabiskan waktunya sendirian dan merenung di tempat-tempat yang tenang. Dalam buku Quantum Ikhlas karya Erbe Sentanu, Think and Grow Rich karya Napoleon Hill, The Secret-nya Rhonda Byrne, Sinergi Spiritual Semesta dari Kang Zen, dan begitu banyak buku motivasi lainnya, ketenangan hati dan pikiran adalah kunci perubahan besar dalam diri setiap orang. Ketenangan dan kedamaian adalah bahan bakar dalam mewujudkan cita.

Ketenangan dan kedamaian terjadi saat diri seseorang berada dalam kondisi Alfa. Di sinilah zona ilahi, zona ikhlas, zona pas menyerahkan segala urusan pada Sang Maha. Seringlah berkunjung zona ini. Tenang, damai.

Tingakt optimum untuk otak berpikir adalah 10 Hz (Alfa), yang merupakan frekuensi optimum untuk melatih kecerdasan semua indra manusia dan pintu masuk ke hati (bawah sadar). Hanya 10% yang sanggup berpikir di frekuensi ini secara alami, selebihnya perlu dilatih untuk itu. Jose Silva, founder Silva Mind Method.

Simaklah ucapan Dr. F Noah Gordon; gelombang Alfa adalah kondisi rileks yang merupakan “rumah pembelajar sebenarnya” di mana kita dapat belajar dengan menyenangkan tanpa harus bersusah payah.

Nabi Muhammad SAW. melakukan khalawat (pengasingan) dan tahannuts (menyendiri) mencari pencerahan di Gua Hira di atas bukit.

Nabi Mussa AS. pun mendapat 10 perintah suci tatkala menyendiri di atas bukit. Bahkan sampai berdialog dengan Tuhan, yang kemudian diabadikan dalam berbagai kitab suci agama samawi.

Leonardo da Vinci sering merenung dan berpikir di pinggir hutan yang tenang di desanya sambil memerhatikan hewan-hewan dan alam sekitarnya.

Ibnu Sina sejak kecil sering merenung di mesjid sampai pagi.

Newton kejatuhan apel waktu sedang merenung dan menemukan teori gravitasi universal.

Einstein juga suka merenung. sejak kacil dia memang pemalu dan lebih suka menyendiri. Tempat favoritnya adalah di atas bukit yang ada di dekat tempat tinggalnya di Munich, Jerman.

Napoleon dan Hitler sering diejek “anak kampung” oleh teman-teman sekelasnya dan juga lebih suka menyendiri dan merenung.

Positif atau negatif, perenungan mampu menciptakan ketajaman pikiran yang ekstrem. Berikan diri Anda waktu, misalnya satu jam sehari atau satu hari seminggu untuk sedikit menjauhkan diri dari dunia sehari-hari. Lalu anda bisa bebas mengembangkan imajinasi serta impian-impian besar Anda. Anda juga bisa mengevaluasi hidup Anda. Apa yang sedang Anda lakukan dan akan kemana tujuan hidup Anda. Siapa tahu, Anda akan mendapatkan inspirasi-inspirasi besar.

“Saat Seorang alim bersandar di tempat tidur untuk memperdalam ilmunya adalah lebih baik daripada ibadah seorang hamba, selama enam puluh tahun” Rasulullah Muhammad SAW

“In order improve the mind, we ought less to learn than to contemplate.” Descrates.

——————————————————-

Dalam kesendirian ada ketenangan

Dalam ketenangan ada cahaya kelembutan

Dengan cahaya itulah aku melihat jalan

Dan itulah sejatinya petunjuk kehidupan….. . AM

Porsi Ujian Tuhan


Ketika kita ditimpa musibah, bencana, atau keadaan yang sulit, banyak dari kita yang meratapi nasib dan menyalahkan Tuhan.

Kenapa harus saya yang mengalami ini?
Kenapa bukan orang lain saja?
Apa salah saya hingga Tuhan membiarkan saya mengalami musibah ini?
Bagaimana bisa melanjutkan hidup dalam keadaan seperti ini?
Mengapa hidup orang lain tampak begitu mulus dan mudah? Tuhan tidak adil!

Depresi, kecewa, dan putus asa menghantui diri kita. Namun, jika mau berpikir kembali, bijaksanakah kita kalau selalu menyalahkan keadaan? Apakah masalah akan selesai jika hanya menyalahkan keadaan?
Tidak ada suatu apapun yang kebetulan di dunia ini. Segalanya telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Sekecil apapun kejadian itu, tentu merupakan kehendak-Nya. Tuhan selalu punya alasan mengapa Dia memberikan keadaan demikian kepada kita. Cermati, sesungguhnya Tuhan ingin Anda mempelajari hikmah dari kejadian tersebut.

Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tidak bisa dilewati oleh hamba-Nya. Karena itu, percayalah. Mengapa Tuhan memilih Anda untuk menjalani keadaan sulit yang Anda rasakan, adalah karena Tuhan tahu bahwa Anda mampu melewatinya. Jika orang lain yang mengalami apa yang Anda alami, belum tentu mereka bisa sekuat Anda saat ini.

Setiap kesukaran yang kita alami adalah semata-mata kesempatan untuk mengasah kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Seorang sarjana bekerja sebagai pegawai kantoran dengan gaji tiga juta per bulan. Di lain pihak, seorang berijazah SMP mampu menghidupi keluarga lewat usaha tambak ikan dengan penghasilan berkali lipat. Ya, kesulitan memperoleh pekerjaan sering kali membuat kita berpikir lebih keras, bagaimana cara memperoleh uang. Jika setiap masalah kita hadapi dengan pikiran positif, tentu hasil yang positif juga akan kita dapatkan.

Hidup adalah untuk menyelesaikan masalah. Meski tampak bahagia di luar, setiap orang pasti memiliki masalah sendiri. Ada seorang gadis berparas cantik dari keluarga berkecukupan. Apapun yang ia inginkan hampir selalu didapatkannya. Ia memiliki kekasih yang tampan dan perhatian, di samping masih banyak pria lain yang juga memujanya. Bahagiakah hidupnya? Tidak! Kedua orang tuanya telah lama bercerai, jika bertemu pun sikapnya seperti kucing dan anjing. Masing-masing telah menikah lagi. Tak ingin memilih salah satu pihak, akhirnya si gadis dan adiknya yang masih SMA, memilih untuk tinggal berdua saja.

Coba Anda tengok orang-orang yang tampak bahagia. Pasti akan Anda temukan satu sisi yang membuat orang itu merasa hidupnya tidak sempurna. Begitu pun dengan diri Anda sendiri. Jika saat ini Anda merasa punya masalah, selesaikanlah dengan tawakal tanpa pernah mengeluh. Itulah ujian yang Tuhan berikan sesuai dengan porsi kemampuan Anda.
Semoga bermanfaat.

Istri Yang Setia


Dinegara Antah berantah memerintah seorang Raja yang bijaksana dan baik budi, memerintah dengan adil dan makmur. walaupun demikian Sang Raja selalu gundah mengingat putrinya yang cantik jelita sudah cukup umur tetapi belum punya calon suami.

Sang Raja mengutus putrinya untuk mencari sendiri calon suaminya. Sang Dewi bernama Suciati dengan gembira menyetujui permintaan ayahndanya. Menyamar sebagai orang biasa Dewi Suciati berdagang makanan dipasar tempat ayahnya memerintah. dalam beberapa saat ditemuilah seorang pemuda yang berjualan kayu bakar bernama Setiawan. Dalam perkenalan ini timbulah rasa cinta diantara keduanya.

Setiawan mengajak Dewi Suciati kerumahnya untuk diperkenalkan kepada orang tuanya. Dewi Suci amat terkejut, dimana Setiawan adalah orang miskin dan hidup bersama bapaknya yang sudah tua dan buta. semua keperluan hidupnya dilakukan oleh Setiawan sendiri. Setelah mengetahui keadaan demikian Sang Dewi Suciati juga mengenalkan Setiawan kepada orang tuanya.

Begitu sampai Setiawan terkejut, bahwa Dewi Suciati adalah anak Raja yang baik budi dan hidup sederhana. Raja menyetujui atas pilihan calon suami Dewi Suciati. Diputuskan pula Pesta pernikahan akan segera dilangsungkan. Begitu disetujui pada malam hari Sang Raja memimpi didatangi Malaekat yang mengatakan bahwa Calon menantunya Setiawan adalah orang baik tetapi umurnya hanya setahun lagi. Begitu terbangun dan besoknya dipanggilah putrinya untuk membicarakan mimpi itu. Dewi Suciati tetap pada pendirian atas pilihannya, dan meminta agar dirahasiakan mimpi itu. Setelah selesai upacara kebesaran, maka Dewi Suciati diboyonglah kerumah Setiawan untuk hidup berumah tangga sebagaimana layaknya orang biasa.

Dewi Suciati merawat mertuanya dengan kasih sayang dan suaminya dicintai sepenuh hati. Merua dan suami amat bahagia atas hadirnya Dewi Suciati dirumah itu. Dewi Suciati sudah merasa satu tahun merawat mertuanya dan suaminya maka dia melakukan puasa 3 hari tiga malam menjelang ajal yang ditentukan. Pada saat ajal tiba Dewi Suciati meminta ikut menemani Setiawan ketengah hutan untuk membantu mengambil kayu bakar. Setiawan melarangnya karena pekerjaan mencari kayu bakar adalah berat dan hanya untuk para lelaki.

Akhirnya Setiawan setuju dibantu oleh istrinya Dewi Suciati. Saat asiknya mengumpulkan kayu bakar Setiawan merasa capek dan tidak enak badan dan beristirahat dengan peluh yang mengucur terus. Dewi Suciati mengetahui isyarat itu bahwa saatnya sudah tiba Setiawan akan meninggal maka ditaruhlah kepala Setiawan dipangkuannya dan dibelainya dengan kasih sayang. Akhirnya mengembuskan nafasnya terakhir dalam pelukan Dewi Suciati.

Saat itu pula bersamaan hadir Malaekat yang menyampaikan berita dulu kepada ayahnya Sang Prabu. Malaekat berkata ” Hai Dewi Suciati sudah saatnya Setiawan meninggalkan dunia ini, karena engkau berdua orang baik kami akan memenuhi 3 permintaan yang engkau pinta asal jangan meminta Setiawan dihidupkan kembali.

Terimakasih Malaekat ” Hamba meminta agar mertua hamba bisa melihat ” Malaekat menjawab ” Permintaanmu dipenuhi, dan berikutnya apa yang kau minta “. Dewi Suciati meminta yang kedua adalah ” Hamba mohon diberikan anak seratus orang ” . Malaekat menyetujui permintaan tersebut. Dan terakhir apa yang kau minta Dewi Suciati ? tanya malaekat. Dewi Suciati berpikir setengah mati apa yang diminta untuk yang terakhir ini. Terbesit dipikirannya bagaimana punya anak tanpa suami ?. Akhirnya Dewi Suciati mengajukan pertanyaan itu kepada Malaekat, Malaekatpun menyetujui itu yaitu menghidupkan Setiawan agar mempunyai anak seratus orang selama seratus tahun. :)

Sastra menyatakan bahwa orang biasa seperti kita-kita ini hanya boleh dan dipenuhi oleh Tuhan satu kali permintaan, orang suci tiga permintaan sedangkan pertapa seratus permintaan akan disetujui oleh Tuhan. Karena kita dipenuhi hanya satu kali hati-hatilah mengajukan permintaan itu agar jangan salah meminta. PINTALAH KEPADA TUHAN KEDAMAIAN HATI . Kedamaian Hati adalah Kedamaian Sejati

Muslimah Cantik, Bermahkota Rasa Malu


“Muslimah cantik, menjadikan malu sebagai mahkota kemuliaannya…” (SMS dari seorang sahabat)

Membaca SMS di atas, mungkin pada sebagian orang menganggap biasa saja, sekedar sebait kalimat puitis. Namun ketika kita mau untuk merenunginya, sungguh terdapat makna yang begitu dalam. Ketika kita menyadari fitrah kita tercipta sebagai wanita, mahkluk terindah di dunia ini, kemudian Allah mengkaruniakan hidayah pada kita, maka inilah hal yang paling indah dalam hidup wanita. Namun sayang, banyak sebagian dari kita—kaum wanita—yang tidak menyadari betapa berharganya dirinya. Sehingga banyak dari kaum wanita merendahkan dirinya dengan menanggalkan rasa malu, sementara Allah telah menjadikan rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاء

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no. 4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain,

الحَيَاءُ وَالإيمَانُ قُرِنَا جَمِيعًا ، فَإنْ رُفِعَ أحَدُهُمَا رُفِعَ الآخَر

“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”(HR. Al Hakim dalam Mustadroknya 1/73. Al Hakim mengatakan sesuai syarat Bukhari Muslim, begitu pula Adz Dzahabi)

Begitu jelas Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam memberikan teladan pada kita, bahwasanya rasa malu adalah identitas akhlaq Islam. Bahkan rasa malu tak terlepas dari iman dan sebaliknya. Terkhusus bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya. Rasa malu yang ada pada dirinya adalah hal yang membuat dirinya terhormat dan dimuliakan.

Namun sayang, di zaman ini rasa malu pada wanita telah pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita—yang seharusnya—menjadi perhiasan dunia dengan keshalihahannya, menjadi tak lagi bermakna. Di zaman ini wanita hanya dijadikan objek kesenangan nafsu. Hal seperti ini karena perilaku wanita itu sendiri yang seringkali berbangga diri dengan mengatasnamakan emansipasi, mereka meninggalkan rasa malu untuk bersaing dengan kaum pria.

Allah telah menetapkan fitrah wanita dan pria dengan perbedaan yang sangat signifikan. Tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam akal dan tingkah laku. Bahkan dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 228 yang artinya; ‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang sepatutnya’, Allah telah menetapkan hak bagi wanita sebagaimana mestinya. Tidak sekedar kewajiban yang dibebankan, namun hak wanita pun Allah sangat memperhatikan dengan menyesuaikan fitrah wanita itu sendiri. Sehingga ketika para wanita menyadari fitrahnya, maka dia akan paham bahwasanya rasa malu pun itu menjadi hak baginya. Setiap wanita, terlebih seorang muslimah, berhak menyandang rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.

Sayangnya, hanya sedikit wanita yang menyadari hal ini…

Di zaman ini justeru banyak wanita yang memilih mendapatkan mahkota ‘kehormatan’ dari ajang kontes-kontes yang mengekspos kecantikan para wanita. Tidak hanya sebatas kecantikan wajah, tapi juga kecantikan tubuh diobral demi sebuah mahkota ‘kehormatan’ yang terbuat dari emas permata. Para wanita berlomba-lomba mengikuti audisi putri-putri kecantikan, dari tingkat lokal sampai tingkat internasional. Hanya demi sebuah mahkota dari emas permata dan gelar ‘Miss Universe’ atau sejenisnya, mereka rela menelanjangi dirinya sekaligus menanggalkan rasa malu sebagai sebaik-baik mahkota di dirinya. Naudzubillah min dzaliik…

Apakah mereka tidak menyadari, kelak di hari tuanya ketika kecantikan fisik sudah memudar, atau bahkan ketika jasad telah menyatu dengan tanah, apakah yang bisa dibanggakan dari kecantikan itu? Ketika telah berada di alam kubur dan bertemu dengan malaikat yang akan bertanya tentang amal ibadah kita selama di dunia dengan penuh rasa malu karena telah menanggalkan mahkota kemuliaan yang hakiki semasa di dunia.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128) Di antara makna wanita yang berpakaian tetapi telanjang adalah wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 17/191)

Dalam sebuah kisah, ‘Aisyah radhiyyallahu ‘anha pernah didatangi wanita-wanita dari Bani Tamim dengan pakaian tipis, kemudian beliau berkata,

إن كنتن مؤمنات فليس هذا بلباس المؤمنات وإن كنتن غير مؤمنات فتمتعينه

“Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.” (disebutkan dalam Ghoyatul Marom (198). Syaikh Al Albani mengatakan, “Aku belum meneliti ulang sanadnya”)

Betapa pun Allah ketika menetapkan hijab yang sempurna bagi kaum wanita, itu adalah sebuah penjagaan tersendiri dari Allah kepada kita—kaum wanita—terhadap mahkota yang ada pada diri kita. Namun kenapa ketika Allah sendiri telah memberikan perlindungan kepada kita, justeru kita sendiri yang berlepas diri dari penjagaan itu sehingga mahkota kemuliaan kita pun hilang di telan zaman?

فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

“Nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rahman: 13)

Wahai, muslimah…

Peliharalah rasa malu itu pada diri kita, sebagai sebaik-baik perhiasan kita sebagai wanita yang mulia dan dimuliakan. Sungguh, rasa malu itu lebih berharga jika kau bandingkan dengan mahkota yang terbuat dari emas permata, namun untuk mendapatkan (mahkota emas permata itu), kau harus menelanjangi dirimu di depan public.

Wahai saudariku muslimah…

Kembalilah ke jalan Rabb-mu dengan sepenuh kemuliaan, dengan rasa malu dikarenakan keimananmu pada Rabb-mu…

Mengintip Pekerjaan Pertama para Milyuner dan CEO 'Besar'

Mereka kini menjadi CEO di perusahaan-perusahaan besar. Tapi siapa sangka dulunya mereka hanyalah seorang tukang masak ataupun tukang pengantar koran. Kerja keras dan nasib baik telah mengantarkan mereka hingga ke posisi puncak.

Siapa yang menyangka CEO Exxon Mobil Rex Tillerson dulunya adalah seorang pengasuh bayi. Atau CEO JP Morgan Chase James Dimon yang ternyata dulunya adalah tukang menggoreng kentang.

Bagaimana para CEO dan milyuner dunia itu merintis karirnya? Berikut berbagai cerita tentang pekerjaan awal para CEO perusahaan-perusahaan besar dunia, seperti dikutip dari CNBC, Senin (30/1/2012).

1. Doug McMillon, President dan CEO of Wal-Mart Stores Inc

Doug McMillon pertama kali bekerja di Wal-Mart pada usia 17 tahun. Ia pertama kali bekerja di gudang Arkansas dengan upah US$ 6 per jam. Saat ini, McMillon menduduki posisi tertinggi di peritel terbesar AS itu. Meski demikian, ia mengaku banyak belajar dari pekerjaan pertamanya itu dan ia masih mengaplikasikannya pengalamannya itu saat memegang posisi puncaknya saat ini.

2. Michael Dell, Dell


Dell Inc, perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Texas dinamakan sesuai dengan pendiri dan CEO-nya, Michael Dell. Dell didirikan pada tahun 1984. Pada tahun 2011, majalah Forbes memperkirakan kekayaannya mencapai US$ 15 miliar, sehingga Dell berada di jajaran orang terkaya di dunia. Perusahaannya berada di posisi ke-21 dari daftar Fortune 500.

Michael Dell mulai bekerja dari usia 12 tahun, dengan mencuci piring disebuah restoran China. Upahnya ketika itu adalah US$ 2,3 per jam. Ia sempat dipromosikan menjadi 'busboy' alias tukang bersih-bersih di restoran tersebut. Namun sebelum menikmati kenaikan 'pangkat' itu, ia sudah terpikat oleh sebuah restoran Meksiko. Ia kemudian meninggalkan industri restoran dan mengambil pekerjaan di toko koin dan perangko langka, kemudian mencari pelanggan koran dengna telepon, hingga berusia 16 tahun.

3. John Dasburg, ASTAR Air Cargo



ASTAR Air Carko adalah maskapai kargo berbasis di Miami yang singggah di lebih dari 40 bandara, serta melayani penerbangan untuk Departemen Pertahanan AS. Pada usia 10 tahun, Dasburg mulai mencari uang dengan memangkas rumput-rumput di halaman tetangganya. Namun ia kemudian mengambil terlalu banyak pekerjaan dan menyadari bahwa tidak ada jalan ia mengerjakannya sendiri. Ia kemudian mulai 'mempekerjakan' beberapa temannya, dan mengambil sedikit bagian dari pembayaran.

4. T. Boone Pickens, BP Capital Management

T. Boone Pickens adalah CEO of BP Capital Management. Menurut majalah Forbes, kekayaan Pickens mencapai US$ 1,4 miliar. Ia mulai bekerja sejak usia 12 tahun sebagai pengantar koran di Holdenville, Oklahoma dengan pendapatan 28 sen per hari. Pickens menghargai pekerjaan dengan memberikan perasaan merdeka untuk pertama kalinya.

"Sejak saat itu saya tidak pernah menginginkan orang tua saya memberikan uang. Saya ingin mendapatkan uang sendiri," ujarnya.

Ia mengaku dengan mencoba menarik uang dari konsumen yang tidak mau membayarnya adalah sebuah pelajaran berharga. Anda harus gigih jika ingin mendapatkan tujuan Anda. Anda tak pernah tahu pekerjaan yang setiap hari Anda kerjakan akan menuntun Anda kemana, jadi Anda harus melakukan apapun untuk hal yang Anda kerjakan," kata Pickens.

5. Terry Lundgren, Macy's

Terry Lundgren adalah CEO of Macy's, Inc. Karirnya dimulai setelah kuliah, ketia ia bekerja untuk Federated Department Stores. Namun sebagai orang yang baru memulai pendidikan, ia merasa kurang yakin dengan apa yang ia kerjakan. Ia pada awalnya ingin belajar ilmu pengobatan hewan, namun setelah setahun dan bekerja menguliti kerang, ia mengubah bisnis utamanya.

Ia bergabung dengan Federated pada tahu 1975 dan bekerja untuk divisi Bullocks Wilshire di Los Angeleas. Pada tahun 2005, ia mengkoordinasi merger antara Federated dan May Department Stores Inc dan pada tahun 2007, entitas baru yang dikenal Macy's Inc berdiri. Dan kini, Macy's masih tetap salah satu peritel terbesar dunia.


6. Clarence Otis, Jr., Darden Restaurants
Clarence Otis, Jr.adalah CEO of Darden Restaurants, sebuah perusahaan berbasis di Florida yang mengoperasikan semacam pembukaan tempat makan malam seperti Oluve Garden dan Red Lobster. Pada tahun 2010, Orlando Sentinel menyebutkan sebagai salah satu orang paling berpengaruh di Florida Tengah. Ia mengelola 1.800 restoran dengna pekerja lebih dari 180.000 orang.

Ketika Otis bergabung dengan perusahaan itu sebagai keuangan pada tahun 1995, ia telah memiliki pengalaman di bidang jasa makanan. Pada usia 17 tahun, ia memulai pekerjaan pertamanya di restoran bandara Los Angeles dengan upah US$ 3,5 per jam. Ia mengatakan, melayani banyak orang dengan gaya pikiran yang berbeda-beda mengajarinya cara pendekatan yang berbeda untuk setiap situasi dengan pikiran dan gaya yang segar dan positif.

7. Jack Schuessler, Wendy's International
Wendy's International, Inc. adalah induk dari Wendy's yang merupakan restoran makanan cepat saji dan hamburger terbesar ketiga di dunia. Jack Schuessler telah bekerja di perusahaan itu selama 30 tahun dan sejak 2000 hingga 2006 menjabat sebagai CEO.

Pekerjaan pertama Schuessler adalah mengangkut kotak-kotak dari pabrik di St. Louis dengan upah US$ 2,45 per jam. Ia mengaku pekerjaan awalnya yang berulang-ulang secara moral lebih membunuh sehingga membuatnya sulit termotivasi selama 8 jam per hari. Meski tidak menikmati pekerjaannya, ia mengaku belajar banyak dari pekerjaannya itu. "Tunjukkan, Jika Anda tidak menunjukkan, Anda tidak akan dibayar".

8. Bill Watkins, Seagate Technology
Seagate Technology kini merupakan pembuat drive hard disk terbesar di dunia. Bill Watkins bergabung dengan perusahaan tersebut pada tahun 1996 dan karirnya terus meningkat hingga menjadi Presiden dan chief executing officer. Pada tahun 2004, ia adalah CEO hingga pensiun pada tahun 2009.

Karir Watkins sebelum di posisi puncak cukup unik. Setelah lulus SMA pada tahun 1971, ia bergabung dengan tentara AS dan bekerja sebagai medis di pangkalan Missouri. Setelah meninggalkan pasukan AS, ia berkerja shift malam di rumah sakit jiwa dengan tanggung jawab menangkap pasien yang kabur.

Kemudian ia meninggalkan karirnya dan pergi ke California, sebelum akhirnya bekerja di produsen floppy disk Xidex di Silicon Valey. Sejak itu, ia menekuni pekerjaannya di sektor teknologi.

9. Michael Morris, American Electric Power


Michael Morris adalah CEO American Electric Power, salah satu pembangkit listrik terbesar AS yang menyuplai hingga 10% interkoneksi di kawasan timur AS, dan juga sumber tenaga listrik untuk 38% wilayah AS dan Kanada bagian Timur.

Morris memulai karirnya pada uais 11 tahun sebagai pengantar koran di Toledo Blade, Ohio dengan pendapatan US$ 5 per hari. Ia meyakini pekerjaannya itu membuatnya memiliki perilaku yang baik dan juga untuk industri. Kini, ia menerapkan kualitas tersebut untuk pekerjanya dan mempromosikannya setelah itu.

10. Susan Story, Gulf Power Company

Gulf Power Company adalah sebuah perusahaan elektrik yang berbasis di Florida. Mereka melayani 400.000 konsumen di wilayah seluas 7.000 mil persegi mulai dari Florida, Alabama hingga Teluk Meksiko.

Ia memulai pekerjaannya dengan menuliskan pengumuman untuk pernikahan, pertunangan. Ia mengaku pekerjaannya itu memberikan peluang untuk melihat tanggung jawab lain selain pekerjaan utamanya.

Sumber DetikFinance

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More